Select Your Language



Quotation

Dunia ini menjadi tempat yang berbahaya bukan karena kejahatan yang mengintai manusia melainkan karena sikap acuh dari mereka yang tidak melakukan apa-apa. Albert Einstein.

Subscribe to Newsletter




Home arrow Kisah Kukses & Informasi Penting arrow Payudara
Payudara FAQ


Operasi, Kemoterapi, Radioterapi dan Terapi Sulih Hormon Tidak Menyembuhkan Kanker Payudara

Einstein berkata : Insanity is to the do the same thing over and over again and expecting different results (kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda). Apakah anda dapat belajar sesuatu kebijakan dari seorang ahli ilmu pengetahuan ini ? Pasien di USA, Australia, New Zealand, dan Malaysia menerima perawatan yang sama dan semuanya berakhir dengan hasil yang sama.


Selengkapnya...

Lebih Baik Aku Mati Daripada Menderita

Profesor Jane Plant menulis : Ini seperti pertempuran antara penyakit dan pengobatan – dengan pasien sebagai lahan pertempurannya ... Terapi kanker konvensional dapat membuat pasien tidak lagi menyadari apa yang telah dilakukan pada mereka.


Selengkapnya...

Yee Meninggal Setelah Menjalani Segala Perawatan Medis

Yee dan suaminya datang kepada kami mencari pertolongan pada tanggal 5 Desember 2008. Kondisi Yee sangat serius. Tangan kanannya sudah kaku. Dia tidak nafsu makan. Dia sesak nafas berat. Bahkan suplai oksigen melalui lubang hidungnya tidak menolong sama sekali. Dia memberitahu suaminya bahwa ia lebih baik meninggal.
Selengkapnya...

Fransiska Meninggal Setelah Operasi, Radioterapi, Kemoterapi, Herceptin, Tamoxifen, Xeloda dan Tykerb

Fransiska, berasal dari Jakarta, berumur tiga puluh dua tahun waktu ia menemukan ada benjolan sebesar 1,6 cm pada payudara kirinya yang akhirnya didiagnosa sebagai kanker. Ini memang kisah yang tragis namun telah terjadi berulang-ulang – kanker payudara berkembang menjadi stadium IV dan tidak dapat disembuhkan. Apakah yang salah? Pada kenyataannya tidak ada yang salah. Fransiska mengikuti apa yang dokternya ingin dia lakukan.
Selengkapnya...

Tee Menolak Untuk Kemoterapi

Pada Oktober 2005, Tee menjalani operasi mastektomi. Benjolan tersebut berdiameter 3,7 cm, itu adalah infiltrating ductal carcninoma (karsinoma duktus infiltratif) grade 2 dengan metastase 3 dari 12 kelenjar getah bening di daerah ketiak. Dokter menyarankan untuk melakukan radioterapi dan kemoterapi sebagai pengobatan lanjutan. Namun Tee menolak keduanya.


Selengkapnya...

Setelah Operasi Chau Melakukan Terapi Herbal dan Mengubah Pola Makan

Chau adalah seorang wanita berusia 43 tahun berasal dari Johor. Pada dada kanan nya terdapat suatu benjolan. Dari hasil biopsi mengindikasikan dia menderita kanker dan harus melakukan mastektomi. Chau sedang dalam keadaan dilema saat ia datang kepada kami. Kakak perempuan nya juga menderita kanker payudara. Ia melakukan operasi, kemoterapi dan radioterapi, dan dalam kurun waktu satu tahun ia meninggal dunia.
Selengkapnya...

Sepuluh Tahun Terapi di CA Care

Lian melakukan terapi sulih hormon (HRT: Homone Replacement Therapy). Tiga tahun kemudian, ia menderita kanker payudara. Ia diminta untuk menjalani kemoterapi namun menolak. Ia menjalani terapi obat Tamoxifen. Lian datang menemui kami pada November 1999 dan mulai melakukan terapi herbal. Ia lalu memutuskan untuk berhenti menggunakan Tamoxifen. Sekarang sudah 10 tahun sejak ia didiagnosa menderita kanker payudara. Ia baik-baik saja dan tidak ada masalah apapun. Ia sangat sehat!


Selengkapnya...

Penyembuhan Kanker Payudara Oleh Terapi CA Care

Siew berumur 55 tahun saat ia dideteksi terdapat benjolan kecil di payudara kanannya. Sebelumnya ia sedang dalam terapi sulih hormon selama dua tahun. Dia pergi mencari bantuan dari dokter dan melakukan operasi. Setelah operasinya ia diminta untuk melakukan kemoterapi. Siew merasa ragu dan bertanya apakah ia dapat mempunyai pilihan lain selain kemoterapi. Dokter yang merasa kasihan memperbolehkan terapi alternatif. Siew kemudian dirujuk ke kami dan memulai terapi herbal sejak September 2002. Ia menggunakan terapi herbal sejak saat itu. Sudah lebih dari enam tahun sampai sekarang dan Siew masih baik-baik saja. 
Selengkapnya...

Pengalaman Seorang Pasien

Nini, wanita, 38 tahun dari Indonesia. Pada bulan September 2008, dia merasa benjolan dipayudaranya. Dia pergi ke Guangzhou, Cina untuk mastectomy radikal. Setelah operasi, Nini terima 3 siklus kemoterapi intra-arterial. Setelah tiga siklus Nini menderita efek samping dan dia memutuskan untuk menghentikan pengobatan. Dia diminta untuk menjalani radioterapi (25 kali). Dia menolak. Ia diminta untuk mengambil tamoxifen. Dia menolak.
Selengkapnya...


FREE Download from us:

UNDERSTANDING CANCER WAR

Please click here:

http://www.bookoncancer.com/productDetail.php?P_Id=46